0812 9297 8527 & 0812 8319 8373 [email protected]

Salah satu ras unggul yang pertama kali di kembangkan di Indonesia. Jenis ini termasuk kambing lokal dan sudah banyak tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Termasuk dalam jenis potong/pedaging, Kambing Kacang merupakan kekayaan sumber daya genetik ternak lokal Indonesia yang perlu dilindungi dan dilestarikan.

Ciri-ciri Kambing Kacang

  • Memilki tubuh yang kecil dan pendek
  • Telinganya kecil dan tegak
  • Berleher pendek
  • Badan bagian belakang meninggi
  • Memiliki tanduk, baik jantan atau pun betina
  • Tinggi badan 55-65 cm
  • Berat badan dewasa jantan 25 kg, sedangkan yang betina 20 kg.
  • Bulu tubuhnya berwarna putih, hitam, coklat atau campuran dari 3 warna tersebut.

Kelebihan beternak kambing kacang

1.      Adaptasi terhadap lingkungan dan kondisi pakan di Indonesia

Karena aslinya dari Indonesia, maka sudah tidak asing lagi dengan cuaca di Indonesia yang kadang panas, kadang dingin. Dalam hal pakan juga, juga sudah cukup familiar dengan tumbuh-tumbuhan yang ada. Jadi untuk di ternakan tidak akan merepotkan si peternak.

2.      Produktivitas

Mudah sekali berproduksi. Saat usia 8 bulan, betinanya sudah bisa di kawinkan oleh pejantan. Biasanya dalam waktu 2 tahun, bisa melahirkan sampai 3 kali. Untuk presentase melahirkan kembar sekitar 52%.

Kambing Kacang

3.      Perawatan mudah

Untuk perawatan jenis ini bisa di katakan mudah. Dengan sistem tradisional pun juga bisa contohnya seperti di gembalakan. Yang penting saat di gembala, jantannya di ikat agar tidak beradu tanduk dengan jantan lainnya.

4.      Tidak mudah terserang penyakit

Karena asalnya dari Indonesia, maka saat terjadi perubahan cuaca, Kambing Kacang tidak mudah sakit atau terserang penyakit.

5.      Lebih di sukai pembeli

Karena harganya yang lebih murah dari jenis lainnya, maka banyak peternak yang lebih memilih untuk membeli kambing kacang ini. Selain itu, postur tubuh juga sedang, tidak terlalu besar dan dagingnya tidak terlalu padat.